BadungWisata

Bupati Badung Pimpin Aksi Bersih Pantai Munggu, Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumber

Badung – I Wayan Adi Arnawa memimpin langsung kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan (korve) di kawasan Pantai Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (13/3).

Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung (pemerintah daerah tingkat kabupaten) dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus menjaga kualitas lingkungan pesisir sebagai penopang utama sektor pariwisata.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan tong komposter kepada lima kelurahan di Kecamatan Mengwi (wilayah administratif setingkat kecamatan) sebagai langkah konkret mendorong pemilahan dan pengolahan sampah organik sejak tingkat rumah tangga.

Selain itu, ia juga meninjau kawasan parkir pantai serta pembangunan Gedung Kantor Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Badung sebagai bagian dari penguatan infrastruktur keamanan wilayah pesisir.

Saat memimpin apel persiapan korve, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dengan penuh semangat untuk melaksanakan gotong royong pembersihan pantai. Kehadiran ini adalah wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kebersihan wilayah Kabupaten Badung,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan bersih-bersih tidak boleh bersifat seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.

“Kegiatan seperti ini tidak boleh hanya simbolik. Yang utama adalah menunjukkan keseriusan kita dalam menangani persoalan sampah, terutama melalui pemilahan dari sumber atau dari hulu,” tegasnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah masih menjadi isu strategis di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, diperlukan langkah yang dilakukan secara bertahap, sistematis, dan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami optimistis, melalui upaya yang konsisten dan melibatkan seluruh komponen masyarakat, permasalahan sampah dapat terus diminimalkan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Tanpa dukungan masyarakat, kebijakan pengelolaan lingkungan tidak akan berjalan optimal,” tambahnya.

Dalam sesi wawancara, Bupati menjelaskan bahwa kegiatan korve ini juga berkaitan dengan persiapan menjelang upacara Melasti (ritual penyucian diri dalam rangkaian Hari Raya Nyepi).

Keterlibatan berbagai unsur dinilai penting dalam membangun budaya bersih di tengah masyarakat, termasuk melalui penyediaan fasilitas komposter sebagai bagian dari strategi pengelolaan sampah berbasis sumber.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan diperluas ke seluruh desa di Kabupaten Badung, mengingat kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing pariwisata Bali di tengah dinamika global.

“Kami memahami masih ada persepsi bahwa Bali memiliki persoalan sampah. Melalui langkah yang konsisten, kami berharap citra tersebut dapat diperbaiki sekaligus meminimalkan permasalahan yang ada,” ujarnya.

Kegiatan korve ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, antara lain anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) (unsur pimpinan daerah), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung IB. Surya Suamba, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Oliviana Surya Suamba, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) (instansi teknis pemerintah daerah), unsur Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (TNI-Polri), aktivis lingkungan, serta masyarakat Desa Munggu. (Gate 13/Foto: Ist./Humas)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading