Peristiwa

Jaksa Agung Melantik Pejabat Baru di Lingkungan Kejaksaan Agung

Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin melaksanakan upacara pelantikan dan serah terima jabatan di lingkungan Kejaksaan Agung, Senin (11/6). Acara ini meliputi pelantikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Kepala Kejaksaan Tinggi, dan Pejabat Eselon II. Upacara berlangsung di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Beliau menekankan bahwa para pejabat yang terpilih merupakan pribadi-pribadi berkualitas yang mampu memimpin dan menggerakkan roda bidang atau satuan kerja yang dipimpin dalam rangka mendukung terwujudnya visi dan misi Institusi Kejaksaan.

“Proses rotasi, mutasi, dan promosi merupakan siklus alamiah dalam sebuah ekosistem organisasi, yang bertujuan untuk evaluasi dan peningkatan kinerja serta regenerasi sumber daya manusia. Para pejabat yang dilantik adalah insan terbaik Adhyaksa yang telah melalui proses kajian mendalam, pertimbangan matang, serta penilaian obyektif untuk mengisi jabatan yang telah ditentukan,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung menekankan beberapa tugas penting yang harus segera dilaksanakan oleh pejabat baru. Untuk Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, beliau berharap mampu memimpin bidang Tindak Pidana Umum dengan lebih cemerlang, meneruskan keberhasilan dalam penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan. Keberhasilan Almarhum Dr. Fadil Zumhana dalam menjalankan kebijakan institusi dengan penegakan hukum melalui pendekatan keadilan restoratif harus diteruskan secara konsisten dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, Jaksa Agung juga meminta agar segera dibuat pedoman penerapan pasal dan asas dalam KUHP Nasional yang baru, untuk menyongsong pemberlakuan KUHP nasional. Penyusunan pedoman ini diharapkan dapat mewujudkan pemahaman yang sama di antara para jaksa.

Kepada para Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru dilantik, Jaksa Agung mengingatkan untuk memastikan terlaksananya penegakan hukum yang humanis serta proporsional, memperhatikan nilai-nilai keadilan di masyarakat, dan menyeimbangkan dengan kemanfaatan dan kepastian hukum guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan. Pengawasan melekat terhadap seluruh jajaran di satuan kerja masing-masing juga perlu ditingkatkan, dengan pedoman Surat Jaksa Agung Nomor 3 tanggal 17 Januari 2022.

Untuk Pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung, Jaksa Agung menekankan pentingnya bergerak cepat untuk menguasai tugas dan kewenangan baru guna mendukung visi dan misi institusi. Evaluasi kinerja di lingkungan kerja atau bidang jabatan masing-masing juga perlu dilakukan, untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dalam mendukung arah kebijakan pimpinan demi tercapainya tujuan organisasi. Sinergitas dan kolaborasi antar bidang juga perlu ditingkatkan dengan menanamkan prinsip “satu dan tak terpisahkan”.

Pejabat yang dilantik pada Selasa, 11 Juni 2024, di antaranya adalah Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Raden Febrytriyanto, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan, Edy Birton, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, dan Dr. I Made Suarnawan, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer. Selain itu, dilantik juga Ponco Hartanto, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Ahelya Abustam, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta, Ade Tajudin Sutiawarman, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, dan Katarina Endang Sarwestri S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Total ada 36 pejabat yang menerima jabatan baru dalam upacara pelantikan tersebut.

Pada kesempatan ini, Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa prestasi Kejaksaan selama tiga tahun terakhir telah menjadikan lembaga ini sebagai institusi penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat Indonesia. Per 21 April 2024, berdasarkan survei Lembaga Indikator Politik Indonesia, Kejaksaan menduduki urutan pertama sebagai lembaga penegak hukum paling terpercaya dengan tingkat kepercayaan publik mencapai 74,7%. Menurut Jaksa Agung, capaian ini wajib disyukuri dan harus terus dijaga bersama-sama.

“Saya berharap setiap pejabat yang baru dilantik dapat menunjukkan kinerja dan prestasi nyata. Bekerjalah dengan nurani dan akal sehat yang konsisten pada kebenaran, agar tindak-tanduk saudara selalu mendukung upaya menjadikan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum nomor satu, baik dari sisi penegakan hukum maupun pelayanan publik,” imbuh Jaksa Agung. Beliau juga mengingatkan agar jangan sekali-kali melakukan penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang. Jika ada penyelewengan, Jaksa Agung memastikan akan menindak tegas.

Mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung mengucapkan terima kasih kepada para pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh pengabdian. Beliau berharap agar ke depannya, para pejabat tersebut tetap bersemangat meningkatkan kinerja dan selalu memberikan kontribusi positif dalam mengemban tugas dan tanggung jawab mereka.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Komisi Kejaksaan RI, Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, para Staf Ahli Jaksa Agung, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat beserta anggota, serta pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Kejaksaan Agung.

RJ13 | Foto: Ist.


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading