Eko Priyanggodo Pimpin Kanwil BPN Bali, Bawa Pengalaman Pusat ke Daerah Strategis
Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali melakukan rotasi pejabat sebagai bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kualitas layanan publik.
Eko Priyanggodo, A.Ptnh., M.H., QCRO., resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali.
Ia menggantikan I Made Daging, A.Ptnh., M.H., yang mendapat amanah baru sebagai Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan pada Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan.
Menariknya, jabatan direktur tersebut sebelumnya juga pernah diemban oleh Eko Priyanggodo, sehingga rotasi ini mencerminkan kesinambungan kepemimpinan dan pengalaman di dua level strategis, pusat dan wilayah.
Figur Profesional dengan Pengalaman Sengketa Pertanahan
Eko Priyanggodo dikenal sebagai pejabat karier di lingkungan ATR/BPN dengan latar belakang pendidikan pertanahan (A.Ptnh.) dan Magister Hukum (M.H.).
Sertifikasi Qualified Chief Risk Officer (QCRO.) yang dimilikinya memperkuat kapasitasnya dalam tata kelola risiko dan pengendalian organisasi, aspek yang krusial dalam pengelolaan pertanahan modern.
Selama berkarier, ia dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, termasuk sebagai Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di tingkat pusat.
Pengalaman tersebut memberinya pemahaman komprehensif terkait dinamika konflik agraria, mekanisme mediasi, hingga koordinasi lintas sektor dalam penyelesaian sengketa.
Dengan pengalaman itu, penugasannya di Bali dinilai strategis. Provinsi Bali memiliki karakteristik pertanahan yang unik, mulai dari kebutuhan investasi dan pengembangan kawasan pariwisata hingga perlindungan tanah masyarakat adat dan kepastian hukum hak atas tanah.
Tantangan dan Harapan di Bali
Sebagai Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali, Eko Priyanggodo diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan pertanahan, mempercepat penyelesaian sengketa, serta memastikan program strategis nasional berjalan optimal, termasuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan transformasi digital layanan pertanahan.
Kepemimpinannya juga diharapkan mendorong sinergi antara BPN dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan tata kelola pertanahan yang transparan, profesional, dan berkeadilan.
Bagian dari Penguatan Besar ATR/BPN
Pelantikan Eko Priyanggodo merupakan bagian dari pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi di lingkungan ATR/BPN.
Dalam kesempatan yang sama, turut dilantik antara lain Dr. Arief Muliawan, S.H., M.H. sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, dan Lampri, A.Ptnh., S.H., M.H. sebagai Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang.
Dismaping itu ada Dr. Andi Tenri Abeng, A.Ptnh., M.H. sebagai Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, dan Ir. Dony Erwan Brilianto, S.T., M.M. sebagai Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan.
Selain itu, sejumlah kepala kantor pertanahan dan pejabat administrator di berbagai provinsi juga mendapat penugasan baru sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
Rotasi dan mutasi ini menegaskan komitmen ATR/BPN untuk terus memperkuat profesionalisme aparatur, meningkatkan akuntabilitas, serta menghadirkan layanan pertanahan yang adaptif terhadap dinamika pembangunan nasional.
Dengan bekal pengalaman di pusat dan kapasitas manajerial yang dimiliki, Eko Priyanggodo diharapkan mampu membawa Kanwil BPN Bali semakin progresif, responsif, dan solid dalam menjawab tantangan pertanahan di daerah strategis tersebut. (Gate 13/Foto: Ist.)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

