KarangasemPeristiwaWisata

Pemedek Membludak di Besakih, BKOW Bali Ajak Jaga Ketertiban dan Kebersihan Saat IBTK

Karangasem – Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali Seniasih Giri Prasta melaksanakan persembahyangan dalam rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Sabtu (11/4), di tengah meningkatnya jumlah pemedek pada akhir pekan.

Memasuki hari ke-9 pelaksanaan karya, kawasan suci Besakih dipadati pemedek yang tangkil dari berbagai daerah di Bali. Kepadatan paling tinggi terpantau di Pura Penataran Agung sebagai pusat persembahyangan utama.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BKOW Bali bersama jajaran anggota melaksanakan persembahyangan dengan khidmat di areal utama pura.

Humas Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung (FKSPA) Besakih Andre menjelaskan bahwa lonjakan jumlah pemedek mulai terlihat sejak akhir pekan pertama pelaksanaan IBTK.

“Peningkatan jumlah pemedek cenderung terjadi pada hari Sabtu dan Minggu seiring momentum akhir pekan,” ujarnya.

Untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran persembahyangan, pengelola mengimbau masyarakat agar mengatur waktu kunjungan, terutama dengan mempertimbangkan hari di luar akhir pekan guna menghindari kepadatan.

Selain itu, pengaturan parkir juga telah disiapkan secara terintegrasi. Kendaraan pribadi dan minibus diarahkan ke Area Parkir Manik Mas, sedangkan bus dialihkan ke Area Parkir Kedungdung.

Apabila kapasitas parkir utama telah penuh, pemedek akan diarahkan menggunakan kantong parkir milik warga di sekitar kawasan Besakih sebagai alternatif.

Dalam menjaga kebersihan lingkungan, pengelola kawasan melalui Badan Pengelola FKSPA Besakih mengintensifkan program “mereresik” (bersih-bersih) yang melibatkan yowana (pemuda) serta pelajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) di wilayah sekitar.

“Kegiatan mereresik dilaksanakan setiap hari selama pelaksanaan IBTK dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam setiap karya,” jelas Andre.

Pengelola juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam pengawasan penggunaan plastik sekali pakai di kawasan suci.

Pengawasan dilakukan bersama Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Bali Timur.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penyaringan barang bawaan pemedek guna membatasi penggunaan plastik sekali pakai selama pelaksanaan IBTK.

Dengan pengaturan terpadu dan partisipasi berbagai pihak, pelaksanaan karya diharapkan tetap berjalan lancar, khidmat, serta menjaga kesucian dan kelestarian lingkungan kawasan Besakih. (Gate 13/Foto: Ist.)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading