Pendidikan

BSDK MA Gandeng Badiklat PKN BPK RI Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Aparatur Peradilan

Bogor – Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (Badan Strajak Diklat Kumdil/BSDK) Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan (Pusdiklat Mapim) bekerja sama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN BPK) RI akan menyelenggarakan Pelatihan Teknik Komunikasi Efektif dan Public Speaking secara daring Batch III Angkatan VI Tahun 2026 pada 2 hingga 4 Juni 2026.

Pelatihan tersebut akan diikuti 30 peserta yang berasal dari lingkungan MA dan badan peradilan di bawahnya sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi aparatur peradilan di bidang komunikasi dan pelayanan publik.

Sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan, rapat koordinasi digelar melalui Zoom Meeting pada Senin (25/5). Rapat dihadiri jajaran Badiklat PKN BPK RI, Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan MA RI, fasilitator, panitia, hingga peserta pelatihan.

Agenda rapat membahas mekanisme pelaksanaan pelatihan, kurikulum dan bahan ajar, skenario pembelajaran, metode evaluasi, hingga tata tertib kegiatan selama pelatihan berlangsung.

Kepala Pusat Perencanaan dan Penyelenggaraan Diklat PKN BPK RI, Dali Mulkana, dalam sambutannya menekankan pentingnya diskusi dan partisipasi aktif peserta untuk menyampaikan berbagai tantangan komunikasi di lingkungan kerja agar materi pelatihan dapat sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Yang lebih penting adalah adanya diskusi dan masukan terkait persoalan komunikasi di lingkungan kerja,” ujar Dali.

Sementara itu, Kepala Bidang Program dan Evaluasi Pusat Pendidikan mewakili Kepala Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan MA RI, Furqonsjah Harahap, menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi efektif dan public speaking memiliki peran strategis dalam mendukung profesionalisme aparatur peradilan.

Menurutnya, komunikasi tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan publik yang prima, koordinasi antarunit kerja yang harmonis, serta penyampaian kebijakan organisasi secara tepat dan profesional.

“Komunikasi efektif dan public speaking yang baik akan membantu aparatur Mahkamah Agung menyampaikan gagasan dan pesan organisasi secara santun, profesional, dan berintegritas,” ungkap Furqonsjah.

Ia menambahkan, kemampuan komunikasi yang baik juga berkontribusi dalam meningkatkan citra lembaga peradilan di mata masyarakat.

Para peserta diharapkan mengikuti pelatihan secara disiplin dan aktif agar mampu meningkatkan kompetensi komunikasi secara optimal. Pelatihan akan dilaksanakan dengan metode distance learning dari satuan kerja masing-masing peserta mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB selama tiga hari pelaksanaan. (Red/Alz/Foto: ist./marinews)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading