Sosok

Putra Bali Pimpin Batalyon Elite Kodam Kasuari, Letkol Inf I Cening Sudiantaya Resmi Nahkodai Yonif Raider Khusus 762/Vira Yudha Sakti

Denpasar – Putra asal Desa Bebetin, Kabupaten Buleleng, Bali, Letkol Inf I Cening Sudiantaya, S.Hub.Int., M.Hi., M.Sc., resmi dipercaya memimpin Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 762/Vira Yudha Sakti (VYS), salah satu satuan tempur strategis di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Perwira menengah (pamen) TNI Angkatan Darat (AD) lulusan Akademi Militer (Akmil) 2007 tersebut resmi menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 762/Vira Yudha Sakti sejak 26 Mei 2026, menggantikan Letkol Inf Sujarwo, S.H., yang sebelumnya memimpin satuan tersebut sejak September 2025.

Penunjukan Letkol Inf I Cening Sudiantaya menjadi perhatian tersendiri mengingat Yonif Raider Khusus 762/Vira Yudha Sakti merupakan satuan tempur andalan Kodam XVIII/Kasuari yang memiliki peran penting dalam mendukung stabilitas keamanan dan pertahanan di wilayah Papua Barat Daya.

Tak hanya dikenal sebagai satuan infanteri raider khusus, Yonif 762/Vira Yudha Sakti juga memiliki keunggulan tersendiri karena menjadi satu-satunya batalyon infanteri di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari yang diperkuat dua unit kendaraan tempur Panser Anoa produksi PT Pindad.

Letkol Inf I Cening Sudiantaya tercatat sebagai Danyonif 762/Vira Yudha Sakti ke-45. Sebelumnya, tongkat komando satuan tersebut dipegang Letkol Inf Sujarwo sebagai Danyonif ke-44 dan Letkol Inf Dwi Haryanto sebagai Danyonif ke-43.

Selain memiliki pengalaman panjang di lingkungan TNI AD, perwira kelahiran Buleleng tersebut juga dikenal memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia menyandang gelar Sarjana Hubungan Internasional (S.Hub.Int.), Magister Hubungan Internasional (M.Hi.), Master of Science (M.Sc.), serta Magister Administrasi Publik (M.A.P.).

Kemampuan akademik tersebut diperkuat melalui kajian strategis yang pernah dilakukannya. Pada 2022, ia menyusun tesis mengenai kebijakan teritorial di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, yang berkaitan dengan penguatan peran kewilayahan dalam mendukung kepentingan pertahanan negara.

Rekam jejak karier Letkol Inf I Cening Sudiantaya menunjukkan kombinasi pengalaman yang lengkap, mulai dari bidang teritorial, pendidikan militer internasional, hingga komando kewilayahan.

Pada 2019, ia dipercaya menjadi Tim Penilai Lomba Pembinaan Teritorial (Binter) di lingkungan Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad). Selanjutnya pada 2023 menjabat Perwira Pembantu Pembinaan Kesiapan Aparat Wilayah (Pabanda Binsiap Apwil) Spaban II/Puanter Sterad.

Pada tahun yang sama, ia mengikuti pendidikan bergengsi Defence Services Command and Staff College (DSCSC) di Mirpur, Dhaka, Bangladesh. Selama menjalani pendidikan tersebut, ia juga mendapat kehormatan sebagai Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dhaka.

Sebelum dipercaya memimpin Yonif Raider Khusus 762/Vira Yudha Sakti, Letkol Inf I Cening Sudiantaya menjabat Komandan Kodim (Dandim) 1810/Tambrauw, Korem 181/Praja Vira Tama (PVT), Kodam XVIII/Kasuari pada periode 2025 hingga 2026.

Dengan bekal pengalaman operasional, pendidikan internasional, kemampuan akademik, serta kepemimpinan kewilayahan yang matang, Letkol Inf I Cening Sudiantaya diharapkan mampu membawa Yonif Raider Khusus 762/Vira Yudha Sakti semakin profesional, modern, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Papua Barat Daya.

Kehadiran putra daerah Bali di pucuk pimpinan salah satu satuan elite Kodam XVIII/Kasuari tersebut juga menjadi bukti bahwa sumber daya manusia dari Pulau Dewata terus berkontribusi dalam memperkuat pertahanan negara melalui pengabdian di berbagai penjuru Indonesia. (Gate 13/Foto: Ist./Tiktok@yonif762vys)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading