Wagub Giri Prasta Ajak Laskar Bali Shanti Perkuat Sinergi Jaga Kedamaian Bali
Denpasar – Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Nyoman Giri Prasta mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan Bali.
Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Laskar Bali Shanti Badak Agung, Sabtu (11/4) malam.
Dalam sambutannya, Giri Prasta menegaskan pentingnya semangat pengabdian dan persaudaraan sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial di Bali.
Ia mengingatkan bahwa organisasi kemasyarakatan harus hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
“Teruslah kepakkan sayap pengabdian dalam menjaga persaudaraan dan Bali. Jadikan seragam kebesaran ini sebagai simbol kehormatan untuk mengayomi masyarakat dengan intelektual dan bekerja dengan nurani,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa menjaga Bali tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi lintas elemen, mulai dari Tentara Nasional Indonesia–Kepolisian Republik Indonesia (TNI–Polri), pecalang (petugas keamanan adat Bali), tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat luas.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami mengajak semeton semua bersinergi, bergandengan tangan menjaga Bali agar tetap damai dan harmonis,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Wagub Bali turut menyerahkan bantuan punia sebesar Rp50 juta kepada Laskar Bali Shanti Badak Agung.
Lebih lanjut, Giri Prasta berharap visi perjuangan organisasi tersebut selaras dengan visi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya demi mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera, baik secara sekala (nyata) maupun niskala (spiritual).
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Bali Shanti Anak Agung Ketut Suma Wedanta dalam sambutan yang dibacakan Anak Agung Suma Widana menyampaikan harapan agar organisasi semakin solid dan berkembang.
Ia menekankan pentingnya kedewasaan dalam bersikap, menjaga persaudaraan (pesemetonan), serta menjunjung tinggi nilai sopan santun dan rasa syukur dalam kehidupan berorganisasi.
“Semakin kita dewasa, pemikiran harus semakin bijak. Kita patut bersyukur karena bisa saling bertemu dan berbagi kebahagiaan,” ungkapnya.
Anggota Laskar Bali Shanti juga diimbau untuk menjaga kesehatan, menjauhi narkoba, serta aktif dalam kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Dalam laporan panitia yang disampaikan Wayan Juniada, rangkaian HUT ke-22 diisi berbagai kegiatan sosial. Di antaranya pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, lengkap dengan fasilitas dasar hingga tempat suci (sanggah).
Selain itu, kegiatan donor darah yang digelar Februari 2026 berhasil menghimpun 100 kantong darah melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar. Bantuan sosial juga disalurkan ke panti jompo, panti werdha, serta Yayasan Sayangi Bali.
Tak hanya itu, organisasi ini juga melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih serta kegiatan bersih-bersih lingkungan pada 9–10 April 2026.
“Seluruh kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap dapat terus berkontribusi dan tetap ajeg dalam menjaga Bali,” tutup Juniada. (Gate 13/Foto: Ist.)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

