Pendidikan

Swakarya Praba 2026 Dorong Kreativitas Anak Badung Melalui Beragam Lomba Inovatif

Badung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus memberikan ruang bagi tumbuh kembang kreativitas generasi muda melalui penyelenggaraan Swakarya Praba Kabupaten Badung Tahun 2026 bertema “Samsara”.

Kegiatan yang diinisiasi Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Badung dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tersebut digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (27/7).

Mengusung semangat partisipasi dan inklusivitas, Swakarya Praba 2026 menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan ide, bakat, kreativitas, serta imajinasi melalui berbagai perlombaan yang dirancang sesuai jenjang usia dan karakter peserta.

Ketua Panitia Swakarya Praba Kabupaten Badung Tahun 2026, Yude Artini, mengatakan kegiatan tahun ini menghadirkan empat kategori lomba yang melibatkan anak-anak dari berbagai kelompok usia, termasuk anak berkebutuhan khusus.

“Hari ini Forum Anak Daerah Kabupaten Badung menyelenggarakan empat kategori perlombaan, yaitu lomba melukis kipas untuk anak berkebutuhan khusus, lomba mewarnai bagi anak jenjang Taman Kanak-kanak (TK), lomba komik strip untuk pelajar SMP, serta lomba inovasi kebudayaan bagi pelajar SMA,” ujarnya.

Menurut Yude, setiap kategori dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mampu mendorong anak-anak lebih berani menuangkan gagasan, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan rasa percaya diri.

“Kami berharap melalui perlombaan ini teman-teman dapat mengekspresikan ide dan kreativitasnya dengan lebih leluasa. Semoga seluruh anak-anak di Kabupaten Badung dapat bersama-sama merayakan Hari Anak Nasional melalui karya-karya terbaik mereka,” katanya.

Lomba Mewarnai diperuntukkan bagi peserta jenjang TK sebagai media mengembangkan kemampuan motorik dan imajinasi sejak dini. Sementara itu, Lomba Komik Strip memberikan ruang bagi pelajar SMP untuk menyampaikan pesan dan gagasan kreatif melalui karya visual.

Bagi pelajar SMA, panitia menghadirkan Lomba Inovasi Kebudayaan yang mendorong peserta menghadirkan ide-ide kreatif dalam pelestarian budaya lokal.

Adapun Lomba Melukis Kipas secara khusus melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus sebagai bentuk komitmen penyelenggaraan kegiatan yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk berkarya.

Melalui penyelenggaraan Swakarya Praba 2026, Forum Anak Daerah Kabupaten Badung berharap semakin banyak anak yang terdorong untuk berani berekspresi, mengembangkan potensi diri, serta membangun karakter positif melalui kegiatan kreatif.

Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional, kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan lingkungan yang mendukung pemenuhan hak anak, memberikan ruang partisipasi yang luas, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Badung yang kreatif, inovatif, percaya diri, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan. (Red/Gate 13/Foto: Ist./PPID)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading