Tekan Pengangguran, DKI Jakarta Siapkan 12.000 Lowongan dan Transportasi Gratis
Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas akses ketenagakerjaan melalui penyediaan 12.000 lowongan pekerjaan, penguatan keterampilan, serta rencana fasilitas transportasi gratis bagi pencari kerja mulai 2027.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja yang tersedia sekaligus mendorong penurunan tingkat pengangguran di ibu kota.
Program tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026 di SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Mengusung tema Jakarta Bekerja: Optimis Membuka Akses, Membangun Karir, kegiatan ini menghadirkan 105 stan perusahaan dari sektor perbankan, otomotif, kuliner, teknologi informasi, dan berbagai bidang usaha lainnya.
Hingga pembukaan kegiatan, lebih dari 28.000 pencari kerja telah mendaftar secara daring untuk mengakses sekitar 12.000 lowongan yang disediakan oleh lebih dari 100 perusahaan.
Pramono menegaskan bahwa kesempatan kerja tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang tidak memiliki KTP Jakarta dan penyandang disabilitas.
“Jakarta selalu membuka diri bagi siapa pun untuk mencari kerja, kami tidak pernah membatasi apakah itu KTP Jakarta atau bukan KTP Jakarta. Jakarta adalah kota yang harus memperlakukan yang sama bagi semuanya, termasuk untuk disabilitas,” ujarnya.
Bursa kerja ini berlangsung secara luring pada 22–23 Oktober 2026, pukul 08.00–16.00 WIB, di Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan. Akses secara daring tersedia melalui https://karir.jakarta.go.id pada 8–29 Oktober 2026.
Sebagai kegiatan penutup rangkaian bursa kerja Jakarta tahun 2026, expo tersebut menyediakan fasilitas pencocokan lowongan dengan kualifikasi pelamar, wawancara langsung, konsultasi karier, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan.
“Saya mendengar tadi yang disampaikan oleh Bapak Kepala Dinas bahwa sudah ada 28.000 lebih yang mendaftar secara online dari 12.000 lowongan pekerjaan dari 100 lebih perusahaan. Mudah-mudahan saya ikut berharap dan mendoakan saudara-saudara sekalian segera mendapatkan pekerjaan di Jakarta ini,” tutur Pramono.
Transportasi Gratis dan Pelatihan Bahasa Asing
Untuk membantu mobilitas pencari kerja, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan pembebasan tarif transportasi publik yang dikelola pemerintah provinsi mulai 1 Januari 2027.
Kebijakan ini menjadi bagian dari rencana perluasan golongan penerima layanan transportasi gratis dari 15 menjadi 21 kelompok, termasuk pencari kerja yang nantinya akan diberikan kartu khusus.
“Per 1 Januari tahun 2027, Pemerintah DKI Jakarta akan membuat keputusan bahwa pencari kerja termasuk yang digratiskan naik seluruh transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta. Kami sudah memutuskan mulai 1 Januari ada dari 15 menjadi 21 golongan yang dibebaskan naik transportasi publik di Jakarta, termasuk di dalamnya adalah pencari kerja yang nanti diberikan kartu khusus,” jelas Pramono.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan program pelatihan bahasa asing gratis untuk masyarakat yang ingin mengakses peluang kerja di luar negeri.
Negara dan wilayah yang disebut sebagai tujuan antara lain Jepang, Taiwan, Hong Kong, dan Jerman. Pelatihan direncanakan memanfaatkan fasilitas Mobile Training Unit (MTU) milik Pemprov DKI Jakarta.
“Problem utamanya adalah bahasa, maka untuk itu saya sudah minta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Jakarta, Pemerintah Jakarta akan memberikan pelatihan bahasa gratis kepada saudara-saudara yang berkeinginan untuk bekerja di luar negeri,” tegas Pramono.
Menurut Gubernur, peningkatan kompetensi tenaga kerja diperlukan untuk memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi kebutuhan dunia industri, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Upaya perluasan kesempatan kerja tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan ekonomi Jakarta yang disebut mencapai 5,52 persen pada triwulan II 2026, dengan kontribusi sekitar 16,32 persen terhadap perekonomian nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Syaripudin menyampaikan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jakarta menurun dari 6,21 persen pada akhir 2024 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026.
“Kondisi ketenagakerjaan di DKI Jakarta menunjukkan perkembangan yang positif berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta mengalami tren penurunan dari angka 6,21 persen pada akhir 2024 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan layanan ketenagakerjaan digital, pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, penyelenggaraan bursa kerja, dan pengembangan wirausaha mandiri menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan pengangguran.
Selain menyediakan kesempatan kerja formal, Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 juga memberikan penghargaan TKM Awards kepada tiga pelaku UMKM binaan yang dinilai berhasil membuka lapangan kerja di sektor informal.
Salah seorang pencari kerja asal Jakarta Selatan, Dimas (24), mengapresiasi fasilitas dan kemudahan yang tersedia dalam penyelenggaraan bursa kerja tersebut.
“Acara Karir Jakarta ini luar biasa membantu dan terorganisasi dengan sangat baik, pilihan perusahaannya banyak serta prosedurnya cepat,” ungkap Dimas.
Melalui rangkaian program tersebut, Pemprov DKI Jakarta berupaya memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pekerjaan, meningkatkan daya saing tenaga kerja, serta mendorong pengembangan kewirausahaan sebagai bagian dari penguatan perekonomian daerah. (Red/Alz/Foto: Ist./)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

