Dari Penanganan Gempa hingga Konflik Sosial, Delapan Kapolres Polda NTT Raih Apresiasi
Kupang – Penanganan bencana dan konflik sosial membutuhkan kehadiran aparat, koordinasi lintas sektor, serta kemampuan menjaga keamanan di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Atas pelaksanaan tugas tersebut, delapan Kapolres jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menerima penghargaan dari institusi Polri.
Penghargaan diserahkan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., di Markas Polda NTT, Selasa (13/10/2026). Penyerahan piagam dan pengalungan medali menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan keberhasilan para penerima dalam menjalankan tugas kepolisian.
Pemberian penghargaan tersebut mengacu pada Keputusan Kapolda NTT Nomor KEP/711/X/2026 tanggal 1 Oktober 2026 tentang Pemberian Penghargaan kepada Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) Polda NTT yang Berprestasi dan Berjasa bagi Polri.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menerangkan bahwa penghargaan itu ditetapkan Rudi Darmoko ketika masih menjabat Kapolda NTT, sebelum mendapat promosi sebagai Kalemdiklat Polri.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian personel dalam melaksanakan tugas kepolisian, terutama dalam penanganan pascagempa bumi di Flores serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Penyerahan piagam dan pengalungan medali menjadi simbol penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan,” kata Henry.
Lima penerima penghargaan atas penanganan pascagempa bumi di Flores dan upaya menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing ialah AKBP Christian Kadang, S.E., S.I.K., Kapolres Manggarai Barat; AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., Kapolres Manggarai; AKBP Haryanto, S.H.I., S.I.K., M.M., CPHR., Kapolres Manggarai Timur; AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., Kapolres Nagekeo; dan AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., Kapolres Ende.
Penghargaan dengan alasan serupa juga diberikan kepada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., Kapolres Ngada, serta AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Kapolres Sikka, atas dedikasi dalam penanganan pascagempa dan upaya menjaga kamtibmas di wilayah tugas masing-masing.
Adapun AKBP Gede Putra Yase, S.H., yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Ps.) Kapolres Flores Timur, menerima penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan keberhasilannya dalam menangani konflik sosial di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.
Dalam situasi pascabencana, tugas kepolisian tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan. Kehadiran personel di tengah masyarakat, koordinasi dengan pihak terkait, dan dukungan terhadap proses pemulihan menjadi bagian penting dalam membantu menjaga stabilitas wilayah.
Sementara itu, dalam penanganan konflik sosial, upaya menjaga ketertiban perlu disertai langkah yang tepat dan terukur agar situasi tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih luas. Pendekatan yang sesuai dengan kondisi setempat menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan tugas.

Henry menegaskan, pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat integritas, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Setiap penghargaan diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kepedulian terhadap masyarakat, dan menjaga kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya.
Menurut Polda NTT, penghargaan tersebut juga diharapkan menjadi teladan bagi jajaran kepolisian dalam menjalankan tanggung jawab, terutama ketika masyarakat menghadapi bencana dan dinamika sosial yang membutuhkan kehadiran negara.
Apresiasi kepada delapan Kapolres itu menjadi pengingat bahwa pelaksanaan tugas kepolisian mencakup bukan hanya penegakan hukum, melainkan juga pemeliharaan keamanan, kepedulian terhadap masyarakat, dan dukungan terhadap pemulihan situasi. Ke depan, profesionalisme dan kualitas pelayanan tetap menjadi bagian penting dari tanggung jawab setiap personel Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Nusa Tenggara Timur. (Red/Gate 13/Foto: Ist.)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

