Diguyur Hujan, Antusiasme Pawai Ogoh-Ogoh di Cikeas Tetap Tinggi
Depok – Ratusan umat Hindu tetap menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pawai ogoh-ogoh di kawasan Pura Cikeas, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (18/03), meski sempat diguyur hujan.
Pawai yang digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 ini berlangsung selama dua jam, mulai pukul 16.30 WIB hingga 18.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengarak lima ogoh-ogoh yang terdiri dari dua berukuran besar dan tiga berukuran kecil. Ogoh-ogoh ini melambangkan upaya spiritual untuk membersihkan diri dari pengaruh negatif sebelum memasuki Nyepi.
I Made Budi, salah satu umat Hindu di Kota Depok, menjelaskan bahwa rute pawai melintasi kawasan Asrama Korps Brigade Mobil (Brimob) Cikeas dengan jarak kurang lebih tiga kilometer.
“Peserta tetap kompak dan tertib selama pawai berlangsung,” katanya.
Meski cuaca kurang bersahabat, warga tetap mengikuti arak-arakan dengan penuh semangat. Kebersamaan dan kekhidmatan pun sangat terasa sepanjang kegiatan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pawai ogoh-ogoh merupakan bagian dari rangkaian upacara Pengrupukan yang digelar sehari sebelum Nyepi, sebagai simbol penyucian diri dan lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung lancar dan menjadi cerminan kuatnya komitmen umat Hindu dalam menjaga tradisi serta nilai budaya di Cikeas dan sekitarnya.
“Ini adalah simbol untuk mengusir energi negatif sekaligus menciptakan keseimbangan alam sebelum Hari Raya Nyepi,” ujarnya. (Red/Gate 13/Foto: Ist./)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

