Ekonomi

Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Polda Bali Pantau Harga Beras di Pasar

Denpasar – Menjelang dua hari raya besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Bali, Kamis (5/3), melakukan pemantauan langsung untuk memastikan ketersediaan bahan pangan masyarakat tetap aman dengan harga yang wajar.

Pemantauan tersebut dilakukan oleh personel Polda Bali yang tergabung dalam Satuan Tugas Preventif Operasi Cipta Kondisi (Satgas Preventif Ops Cipkon Agung) 2026 dengan mendatangi pusat perbelanjaan grosir dan eceran UD. Sumber Pangan di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, sekitar pukul 09.30 Wita.

Kegiatan tersebut melibatkan 16 personel yang dipimpin oleh I Made Karsa. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya beras.

Selain memeriksa harga, petugas juga berdialog dengan karyawan toko guna menelusuri jalur distribusi bahan pangan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan rantai pasok berjalan lancar serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya penimbunan atau praktik yang dapat memicu lonjakan harga.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, harga beras di wilayah Bali, khususnya di Kota Denpasar, masih relatif stabil dan pasokan dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan hari raya.

Meski demikian, personel Polda Bali tetap mengimbau para pelaku usaha agar tidak menjual beras di atas ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Apabila ditemukan adanya pelanggaran, hal tersebut akan dilaporkan kepada Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Pangan Polda Bali (Satgas Saber Pangan Polda Bali) yang dibentuk untuk menangani pelanggaran terkait harga, keamanan, dan mutu pangan sepanjang tahun 2026.

Kabid Humas Polda Bali, Ariasandy, membenarkan kegiatan pengecekan harga beras yang dilakukan personel Polda Bali dalam rangka pelaksanaan Ops Cipkon Agung-2026.

“Pengecekan harga beras ini merupakan bentuk komitmen negara untuk memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya telah terdapat satuan tugas khusus yang memantau harga pangan. Namun dengan keterlibatan personel Ops Cipkon Agung-2026, pengawasan di lapangan menjadi lebih kuat dan menyeluruh.

“Kami ingin memastikan distribusi berjalan lancar, pasokan tersedia, dan harga tetap terkendali. Pengawasan akan terus kami lakukan secara berkala agar masyarakat merasa tenang dalam memenuhi kebutuhan pangan,” tegasnya.

Melalui langkah tersebut, Polda Bali berharap masyarakat dapat menjalani rangkaian ibadah dan perayaan Hari Raya Nyepi serta Idul Fitri dengan lebih tenang, karena stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketenteraman masyarakat menjelang hari raya. (Gate 13/Foto: Ist./DivHumas Polda Bali)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading