Komunitas

Wamenag Apresiasi Kebersamaan Pemkot Bogor, Tekankan Sinergi Spiritual dan Kebangsaan

Bogor – Wakil Menteri Agama (Wamenag), Muhammad Syafi’i, mengapresiasi soliditas dan kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Apresiasi tersebut disampaikan usai dirinya memberikan tausiah kebangsaan bertema “Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi, Bangun Bogor dengan Ketulusan dan Kepedulian” di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (01/04/26).

Dalam kesempatan itu, Muhammad Syafi’i berharap seluruh aparatur Pemkot Bogor dapat terus meningkatkan kinerja dengan dilandasi ketulusan hati serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

“Ke depan, seluruh jajaran Pemkot Bogor diharapkan dapat bekerja lebih maksimal dengan hati yang tulus, sehingga mampu menghadirkan pelayanan terbaik, khususnya bagi masyarakat Kota Bogor. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bogor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tausiah kebangsaan tersebut diselenggarakan dalam momentum bulan Syawal (Syawalan), yang sarat dengan nilai spiritual dan kebersamaan. Menurutnya, nilai kebangsaan di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari nilai ketuhanan sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945).

“Dalam konteks Indonesia, kebangsaan tidak terlepas dari ketuhanan. Begitu pula sebaliknya, nilai ketuhanan menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa. Keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” tuturnya.

Ia juga mengaitkan makna tersebut dengan ibadah puasa Ramadan yang baru saja dilalui, di mana umat diharapkan kembali pada fitrah dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

“Dengan hati yang suci, kita dapat saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Dari situlah kekuatan untuk membangun Kota Bogor menjadi lebih baik dapat tumbuh,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa kegiatan tausiah kebangsaan menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi spiritual, sosial, dan kebangsaan di Kota Bogor.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik atau infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.

“Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga manusianya. Melalui tausiah kebangsaan ini, kita mendapatkan banyak wawasan dan perspektif untuk mendorong pembangunan yang lebih baik dan maju ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, unsur swasta, kalangan akademisi, tokoh agama, tokoh lintas agama, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. (Alz./Foto: Ist./Diskominfo)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading