BSSN Perkuat Ekosistem SDM Keamanan Siber Melalui Forum Koordinasi Lembaga Sertifikasi Profesi
Depok – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terus mendorong penguatan ekosistem sumber daya manusia (SDM) keamanan siber nasional melalui pengembangan sistem sertifikasi profesi yang terintegrasi dan berstandar nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum Koordinasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bidang Keamanan Siber bertema “Membangun Ekosistem Sumber Daya Manusia Berkompeten melalui Sertifikasi Bidang Keamanan Siber” di Auditorium dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/6).
Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Kebijakan Sumber Daya Manusia Keamanan Siber dan Sandi BSSN tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan harmonisasi kebijakan nasional terkait pengembangan kompetensi SDM di bidang keamanan siber dan persandian.
Forum diikuti sekitar 300 peserta secara hybrid yang terdiri atas perwakilan LSP, instansi pemerintah, akademisi, pelaku industri, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam pengembangan SDM keamanan siber dan sandi di Indonesia.
Forum koordinasi dibuka oleh Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Tjahjo Khurniawan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa LSP memiliki posisi penting dalam membangun kualitas ekosistem SDM keamanan siber yang semakin profesional dan kompetitif.
Menurut Tjahjo, peran LSP tidak hanya sebatas menyelenggarakan sertifikasi kompetensi untuk memenuhi kebutuhan administratif, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memastikan tersedianya SDM keamanan siber yang unggul, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
“LSP memiliki peran penting sebagai pintu gerbang peningkatan kualitas ekosistem sumber daya manusia di bidang keamanan siber. Sertifikasi kompetensi tidak hanya menjadi persyaratan administratif, tetapi juga instrumen strategis untuk menciptakan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan keamanan siber yang terus berkembang,” ujarnya.
Ia menambahkan, forum koordinasi tersebut menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kebijakan dan implementasi program sertifikasi profesi melalui sinergi antarlembaga dan lintas sektor.
Selain memperkuat koordinasi, kegiatan ini juga bertujuan mendorong harmonisasi kebijakan strategis nasional terkait sertifikasi profesi melalui peran Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai regulator sertifikasi kompetensi, serta BSSN sebagai instansi teknis yang membidangi sertifikasi profesi keamanan siber.
Forum tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi pemutakhiran skema sertifikasi berbasis Peta Okupasi Nasional Bidang Keamanan Siber dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Keamanan Siber.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan standar kompetensi yang digunakan tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan dinamika ancaman siber yang terus berubah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai perspektif melalui paparan dari sejumlah narasumber yang mewakili regulator, industri, dan instansi teknis.
Ulfah Mashfufah dari BNSP memaparkan materi mengenai “Standar dan Tata Kelola Sertifikasi Kompetensi di Indonesia”. Sementara itu, Aa Iksan Aripin dari International Information System Security Certification Consortium (ISC2) membahas “Kebutuhan dan Tantangan Sertifikasi Profesi dari Perspektif Industri”. Adapun materi ketiga disampaikan oleh Anas Hilal dari BSSN yang mengulas “Sertifikasi Kompetensi di Bidang Keamanan Siber”.
Melalui forum ini, BSSN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi profesi dalam membangun ekosistem SDM keamanan siber yang profesional, andal, dan berdaya saing.
Penguatan kompetensi melalui sertifikasi profesi dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan talenta-talenta siber nasional yang mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan digital sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan siber nasional yang semakin kuat di masa depan. (Gate 13/Foto: Ist.)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

