Olahraga

Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV, Sekda DKI Ajak Peserta Harumkan Nama Jakarta dan Jaga Semangat Kebhinekaan

Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, secara resmi melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi DKI Jakarta yang akan berlaga pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, pada 18 hingga 28 Juni 2026.

Prosesi pelepasan berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (12/6), dan dihadiri para peserta, pelatih, pembina, serta panitia yang telah mempersiapkan diri untuk mewakili Jakarta pada ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Sekda Uus menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang telah melalui proses seleksi, pembinaan, dan pelatihan secara intensif sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi nasional.

Menurutnya, keikutsertaan kontingen DKI Jakarta dalam Pesparawi Nasional tidak sekadar mengikuti perlombaan seni paduan suara, tetapi juga mengemban tanggung jawab sebagai representasi masyarakat Jakarta yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kerukunan, dan keberagaman.

“Keikutsertaan Saudara-Saudara dalam ajang nasional ini bukan hanya sebagai peserta lomba paduan suara, tetapi juga sebagai duta Provinsi DKI Jakarta yang membawa semangat persaudaraan, kerukunan, keberagaman, serta nilai-nilai kebangsaan,” ujar Uus.

Pada kesempatan tersebut, Uus juga menyampaikan salam dan doa dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kepada seluruh anggota kontingen agar dapat memberikan penampilan terbaik selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

Ia menegaskan bahwa Pesparawi merupakan lebih dari sekadar ajang kompetisi. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembinaan iman, pengembangan seni budaya, sekaligus sarana mempererat persaudaraan antardaerah dalam bingkai kebangsaan.

“Pesparawi merupakan ruang yang mempertemukan berbagai latar belakang dalam satu tujuan yang sama. Inilah Indonesia, inilah semangat Bhinneka Tunggal Ika yang harus terus kita jaga bersama,” katanya.

Sekda Uus mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga nama baik Provinsi DKI Jakarta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia meminta kontingen menunjukkan sikap disiplin, santun, bertanggung jawab, serta menghormati keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

“Tampilkan sikap yang santun, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Jadilah teladan yang mencerminkan karakter masyarakat Jakarta yang terbuka, menghargai keberagaman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan,” pesannya.

Lebih lanjut, Uus meyakini berbagai persiapan yang telah dilakukan secara serius dan berkesinambungan menjadi modal penting bagi kontingen DKI Jakarta untuk meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.

“Saya percaya persiapan yang dilakukan dengan maksimal akan menghasilkan capaian yang maksimal pula. Kerja keras, disiplin, dan dedikasi yang telah ditunjukkan menjadi modal utama untuk meraih prestasi terbaik,” tuturnya.

Menurutnya, keberhasilan kontingen DKI Jakarta nantinya tidak hanya diukur dari raihan prestasi, tetapi juga dari kemampuan menunjukkan wajah Jakarta sebagai kota yang inklusif, harmonis, dan menjadi rumah bagi keberagaman suku, budaya, serta agama.

“Jakarta adalah kota yang terbuka dan menjadi rumah bagi keberagaman. Karena itu, saya berharap kontingen DKI Jakarta mampu menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang menyatukan kita untuk berprestasi dan membangun bangsa,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Sekda Uus mendoakan seluruh anggota kontingen agar diberikan kesehatan, kekompakan, serta kelancaran selama mengikuti seluruh rangkaian Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

“Selamat berlomba kepada seluruh peserta kontingen Provinsi DKI Jakarta. Tunjukkan potensi dan kemampuan terbaik Saudara-Saudara dalam seni paduan suara. Raihlah prestasi terbaik pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Selamat berjuang dan sukses untuk semuanya,” pungkasnya.

Pesparawi Nasional XIV menjadi ajang penting bagi kontingen DKI Jakarta untuk menunjukkan kualitas seni paduan suara sekaligus memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebhinekaan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas ibu kota. (Red/Gate 13/Foto: Ist./PPID)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading