Turnamen Tenis Meja Hidupkan Olahraga Banjar di Kapal
Badung – Turnamen tenis meja di Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kegiatan olahraga di tingkat banjar sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Turnamen yang untuk pertama kalinya digelar tersebut dibuka di Banjar Celuk, Desa Kapal, Sabtu pagi (19/9/2026). Kegiatan ini diikuti 11 tim yang mewakili 11 lingkungan di Kelurahan Kapal dengan jumlah peserta sekitar 75 orang.
Camat Mengwi I Nyoman Suhartana mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, tenis meja merupakan salah satu cabang olahraga yang relatif mudah dikembangkan di tingkat banjar karena tidak membutuhkan tempat yang luas maupun biaya besar.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan turnamen tenis meja di Kelurahan Kapal. Ini baru pertama kali dilakukan. Mudah-mudahan selain untuk menjalin silaturahmi antarwarga, yang terpenting bagaimana kita menghidupkan kembali olahraga di masing-masing banjar,” ujar Suhartana setelah membuka kegiatan.
Ia berharap bale banjar dapat kembali dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat. Selain memudahkan warga berolahraga tanpa harus pergi jauh, pemanfaatan fasilitas tersebut juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat interaksi dan komunikasi antarwarga.
Suhartana juga mendorong agar turnamen tenis meja dapat digelar secara rutin setiap tahun. Meja tenis meja yang sebelumnya telah diberikan Pemerintah Kelurahan Kapal kepada masing-masing banjar diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Ajang Pembinaan Atlet Muda
Koordinator Turnamen Tenis Meja Kelurahan Kapal, Eka Putra, mengatakan kompetisi berlangsung selama dua hari, 19–20 September 2026. Sistem pertandingan menggunakan sistem gugur, kemudian dilanjutkan ke babak perempat final hingga final pada 20 September.
Menurut Eka, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai ajang kompetisi dan silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan serta penjaringan potensi atlet tenis meja di Kelurahan Kapal.
Melalui kompetisi tersebut, pemain muda yang memiliki potensi diharapkan dapat memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan dan selanjutnya berkesempatan mewakili daerah dalam kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan menjelaskan, turnamen tenis meja merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kelurahan Kapal yang dirangkaikan dengan Jong Fest 2026.
Ia mengatakan, pelaksanaan turnamen pada 2026 menjadi yang pertama setelah Pemerintah Kelurahan Kapal memberikan meja tenis meja kepada setiap banjar. Penyediaan fasilitas tersebut merupakan salah satu upaya mendorong masyarakat agar semakin aktif berolahraga.
“Yang terpenting adalah merekatkan ikatan antarwarga di Kelurahan Kapal. Harapan ke depan tentu kami ingin melihat potensi calon-calon atlet yang ada di Kelurahan Kapal, khususnya bidang tenis meja, sekaligus bagaimana kita bersatu dari segi olahraga,” kata Adi Setiawan.
Pelaksanaan turnamen diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan kompetisi semata, tetapi berkembang menjadi agenda olahraga masyarakat yang berkelanjutan. Dengan dukungan fasilitas di tingkat banjar serta pembinaan yang konsisten, kegiatan tersebut juga diharapkan membuka ruang bagi lahirnya bibit-bibit atlet tenis meja dari Kelurahan Kapal. (Red/Gate 13/Foto: Ist.)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

