Pengalaman Lintas Bidang Antar Brigjen Pol Putu Putera Sadana ke Wakabareskrim
Jakarta – Perjalanan panjang Brigjen Pol. Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M. di berbagai bidang tugas kepolisian kembali mendapat kepercayaan melalui penugasan sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri.
Penugasan tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Posisi tersebut sebelumnya dijabat Irjen Pol. Nunung Syaifuddin yang selanjutnya mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I pada Sespim Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.
Pergantian ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang mencakup penyegaran, kebutuhan organisasi, serta pembinaan karier personel.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rotasi dan mutasi merupakan bagian dari mekanisme organisasi dalam menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
Bagi Putu Putera Sadana, amanah baru tersebut melanjutkan perjalanan pengabdian yang telah dijalani melalui berbagai fungsi dan wilayah penugasan.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 itu mengawali kariernya di Bali. Sejumlah tugas yang pernah dijalani antara lain di Satuan Samapta Polres Buleleng, Polsek Ubud, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bangli, dan Kapolsek Kuta.
Ia kemudian mendapat penugasan di Jakarta sebagai Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat. Pada 2015, ia dipercaya menjadi Kapolres Tabanan dan setahun berikutnya menjalankan tugas sebagai Wakapolrestro Bekasi.
Perjalanan kariernya kemudian berkembang ke berbagai bidang, termasuk pendidikan kepolisian, penegakan hukum, bidang hukum, serta tugas kelembagaan. Ia pernah menjadi dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua, Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Metro Jaya, dan perwira tinggi pada Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri yang ditugaskan di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
Selain pengalaman di dalam negeri, Putu juga memiliki rekam pendidikan dan penugasan internasional. Di antaranya penugasan Kontingen Garuda XXIV, pelatihan Hostage Negotiation di New Mexico, Amerika Serikat, serta Counter Child Sex Abuse di Tokyo, Jepang.
Ia juga pernah mengikuti pendidikan FBI National Academy (FBINA) di Quantico, Amerika Serikat, serta pendidikan di Vicenza, Italia.
Pengalaman lintas bidang tersebut semakin berkembang ketika Putu mendapat penugasan di Badan Narkotika Nasional (BNN). Pada 2025, ia dipercaya sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol BNN.
Dalam posisi tersebut, Putu banyak menjalankan fungsi komunikasi publik berkaitan dengan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), termasuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Pada Juni 2026, ia kemudian dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Penugasan itu memperkuat pengalaman Putu dalam bidang pencegahan narkotika sekaligus komunikasi dan pelayanan publik.
Pengalaman di berbagai lingkungan tugas tersebut kini menjadi bagian dari bekal dalam menjalankan amanah baru sebagai Wakabareskrim.
Penugasan Putu berlangsung dalam rangkaian rotasi 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Sebanyak 70 personel di antaranya mendapat promosi atau penempatan pada jabatan baru, termasuk sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan 19 kepala kepolisian daerah.
Pada saat yang sama, Irjen Pol. Asep Safrudin ditunjuk sebagai Kabareskrim Polri menggantikan Komjen Pol. Syahardiantono. Sementara Syahardiantono mendapat penugasan sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri untuk bertugas di Kantor Staf Presiden (KSP).
Rangkaian pergantian tersebut menunjukkan adanya kesinambungan dalam penataan organisasi Polri sekaligus memberikan ruang bagi personel untuk menjalankan tanggung jawab pada bidang yang berbeda.
Dengan latar belakang reserse, hukum, pendidikan kepolisian, komunikasi publik, serta penanggulangan narkotika, Putu Putera Sadana kini memasuki fase baru pengabdian di lingkungan Badan Reserse Kriminal Polri.
Amanah tersebut membawa tanggung jawab baru sekaligus kesempatan untuk mengintegrasikan pengalaman yang telah diperoleh dari berbagai bidang ke dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat nasional. (Red/Gate 13/Foto: Ist.)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

