Pemerintah

Suroso Isnandar Gantikan Darmawan Prasodjo sebagai Dirut PLN

Jakarta – Perubahan kepemimpinan terjadi di tubuh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PT PLN (Persero), badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang ketenagalistrikan.

Suroso Isnandar ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) menggantikan Darmawan Prasodjo melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (14/10/2026).

Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Forum itu dihadiri jajaran direksi dan dewan komisaris PLN, serta Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Tedi Bharata.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, RUPSLB berlangsung mulai sekitar pukul 18.30 WIB hingga selesai. Hasil rapat tersebut menempatkan Suroso sebagai pemimpin baru PLN, perusahaan yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan penyediaan tenaga listrik bagi masyarakat dan berbagai sektor kegiatan ekonomi.

Meski posisi tertinggi perusahaan mengalami pergantian, perubahan tersebut tidak disertai perombakan jajaran direksi maupun dewan komisaris lainnya berdasarkan informasi dalam bahan pemberitaan.

Dua Posisi Strategis Masih di Bawah Suroso

Penunjukan sebagai Direktur Utama membuat Suroso memikul tanggung jawab yang lebih luas dalam pengelolaan perusahaan. Sebelum memperoleh jabatan tersebut, ia menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.

Suroso, yang berdasarkan informasi dalam bahan berita merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1994, untuk sementara tetap menjalankan jabatan sebelumnya di samping tugas barunya sebagai Direktur Utama.

Dengan demikian, terdapat dua posisi yang berada dalam tanggung jawabnya, yakni Direktur Utama serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. Perangkapan jabatan tersebut akan berlangsung sampai PLN menunjuk pejabat definitif untuk mengisi posisi direktur yang sebelumnya dijabat Suroso.

Pengaturan ini membuat tanggung jawab pada bidang manajemen proyek dan pengembangan energi baru terbarukan tetap berada dalam lingkup tugas Suroso selama proses penetapan pengganti berlangsung.

Pergantian Direktur Utama merupakan perubahan penting dalam tata kelola perusahaan. Dalam masa transisi ini, kesinambungan operasional dan pengelolaan berbagai bidang strategis menjadi bagian yang perlu diperhatikan, terutama karena Suroso masih merangkap jabatan pada salah satu direktorat.

RUPSLB pada 14 Oktober 2026 tersebut berfokus pada perubahan jabatan Direktur Utama dari Darmawan Prasodjo kepada Suroso Isnandar. Sementara itu, susunan direksi dan dewan komisaris lainnya tetap seperti sebelumnya berdasarkan informasi yang dihimpun.

Penataan jabatan berikutnya akan berkaitan dengan penunjukan pejabat definitif untuk posisi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. Hingga penunjukan tersebut dilakukan, Suroso tetap menjalankan kedua tanggung jawabnya.

Pergantian ini menjadi babak baru dalam pengelolaan PLN. Kepemimpinan Suroso selanjutnya akan berjalan dengan tanggung jawab menjaga kesinambungan kegiatan perusahaan sekaligus mengawal agenda transformasi yang telah berlangsung di sektor ketenagalistrikan. (Red/Gate 13/Foto: Ist.)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading