BSSN dan Huawei Asia-Pasifik Bahas Penguatan Keamanan Siber dan Kemandirian Teknologi Nasional
Depok – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, Nugroho Sulistyo Budi menerima kunjungan Presiden Huawei Asia-Pasifik, Terry He Tao di Rumah Inspirasi, Kantor BSSN Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (18/5).
Pertemuan tersebut menjadi forum diskusi strategis mengenai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya terkait penguatan keamanan siber dan upaya membangun kemandirian teknologi di Indonesia di tengah percepatan transformasi digital global.
Dalam kesempatan itu, Terry He Tao memaparkan strategi kemandirian teknologi yang dikembangkan Huawei dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi dunia. Menurutnya, pembangunan ekosistem teknologi yang mandiri, inovatif, dan aman menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan transformasi digital di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Huawei juga menilai penguatan keamanan siber harus berjalan seiring dengan pengembangan teknologi digital agar mampu menciptakan sistem yang tidak hanya modern, tetapi juga tangguh menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.
Sementara itu, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pertukaran informasi serta pandangan terkait perkembangan teknologi informasi dan komunikasi beserta aspek keamanannya.
Menurut Nugroho, dialog antara pemerintah dan industri teknologi global sangat penting dalam memperkuat kapasitas nasional menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks dan dinamis.
Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak juga mendiskusikan peluang peningkatan kerja sama antara BSSN dan Huawei Indonesia, khususnya dalam mendukung penguatan kapasitas dan kapabilitas keamanan siber nasional.
Nugroho menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri teknologi merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem digital nasional yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan industri teknologi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan siber yang terus berkembang,” tegas Nugroho.
Melalui pertemuan ini, BSSN dan Huawei Indonesia diharapkan dapat terus memperkuat hubungan kerja sama yang konstruktif, sekaligus mendorong terciptanya ruang siber global yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga dinilai penting dalam mendukung visi transformasi digital nasional yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada aspek keamanan, kedaulatan digital, dan ketahanan siber nasional. (Gate 13/Foto: Ist.)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

