BulelengEkonomi

Tebar 30 Ribu Benih Ikan, Pemkab Buleleng Perkuat Ekosistem dan Kampanye Gemarikan

Buleleng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng (pemerintah daerah tingkat kabupaten) menggelar kegiatan tebar benih ikan dan kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Bendungan Titab–Ularan, Kecamatan Seririt (wilayah administratif setingkat kecamatan), Minggu (15/3) pagi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja.

Bupati Buleleng yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, menegaskan bahwa penebaran benih ikan merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus memperkuat populasi ikan di perairan umum.

Menurutnya, keberadaan bendungan tidak hanya berfungsi sebagai sumber air, tetapi juga memiliki peran penting sebagai sumber pangan, penghidupan masyarakat, serta sarana edukasi terkait pelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap perairan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai sumber air, tetapi juga sebagai sumber ekonomi dan edukasi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, melalui program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan), Pemkab Buleleng terus mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak, sehingga diharapkan dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sekaligus mencegah stunting sejak dini,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (instansi teknis yang menangani sektor pertanian, pangan, dan perikanan) Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan masyarakat umum serta siswa sekolah dasar.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30.000 ekor benih ikan nila ditebar di perairan bendungan sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat di sektor perikanan.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya restocking ikan, sehingga populasi ikan di bendungan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya nelayan dan warga sekitar,” jelasnya.

Tak hanya itu, kegiatan turut dirangkaikan dengan kampanye Gemarikan yang menyasar peningkatan kesadaran masyarakat, terutama anak-anak, terhadap pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan.

Berbagai olahan ikan dibagikan secara gratis kepada peserta, di antaranya bandeng bakar sebanyak 450 potong, bakso ikan 340 porsi, serta sate lilit ikan sebanyak 700 tusuk.

Program Gemarikan sendiri merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.

Ikan dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi yang kaya akan omega-3, vitamin, dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak serta pencegahan stunting.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan langsung pada berbagai olahan ikan yang sehat dan bergizi. Konsumsi ikan secara rutin diyakini mampu meningkatkan kecerdasan, memperkuat daya tahan tubuh, dan mendukung pertumbuhan fisik,” ujar Melandrat.

Momentum HUT ke-422 Kota Singaraja ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem perairan sekaligus membudayakan konsumsi ikan sejak dini.

Dengan mengusung semangat “Ayo Makan Ikan, Agar Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat”, Pemkab Buleleng optimistis kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam membangun generasi masa depan yang lebih sehat serta mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal di Kabupaten Buleleng. (Gate 13/Foto: Istimewa/Humas)


Discover more from BliBrayaNews

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from BliBrayaNews

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading