Jejak Pengabdian Brigjen Pol I Made Sukawijaya, Dari Laut Hingga Pusat Komando Polri
Jakarta – Di balik mutasi jabatan yang dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada awal 2026, tersimpan kisah perjalanan karier perwira yang tumbuh dari pengalaman lapangan. Salah satunya adalah I Made Sukawijaya.
Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 Batalyon Wira Pratama asal Jembrana, Bali ini kini dipercaya mengemban tugas sebagai Direktur Kepolisian Perairan (Dirpolair) pada Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud), di bawah Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari kebijakan mutasi yang tertuang dalam surat telegram ST/99/I/KEP./2026 dan ST/143/I/KEP./2026, yang bertujuan memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan efektivitas kinerja Polri.
Perjalanan karier Sukawijaya tidak terlepas dari dunia kepolisian perairan. Ia memulai pengalaman penting pada 2010 sebagai Komandan Kapal A2-1 di Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri. Pengalaman ini membentuk pemahaman mendalam terhadap dinamika operasional di laut.
Pengabdian tersebut berlanjut saat ia bertugas di Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau pada 2012 sebagai Pamen. Di wilayah perbatasan yang strategis ini, ia kemudian dipercaya sebagai Kepala Satuan Patroli (Kasatrol) Ditpolair, dengan tanggung jawab menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.
Pada 2013, ia menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Ditpolair Polda Kepulauan Riau. Posisi ini memperkuat perannya dalam penanganan berbagai kasus kejahatan maritim, yang menuntut ketegasan sekaligus ketelitian dalam proses hukum.
Tidak hanya di laut, pengalaman kepemimpinan Sukawijaya juga terasah saat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buleleng. Di wilayah dengan karakter pesisir tersebut, ia mengedepankan pendekatan profesional dan responsif dalam menjaga keamanan masyarakat.
Kini, dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), ia berada di titik penting dalam kariernya. Penugasan sebagai Dirpolair bukan hanya bentuk kepercayaan institusi, tetapi juga menjadi ruang pengabdian yang lebih luas dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Sebagai putra daerah Bali, kiprahnya memiliki makna tersendiri. Ia mencerminkan sosok perwira yang tumbuh dari pengalaman empiris, ditempa oleh dinamika lapangan, dan kini berperan dalam perumusan kebijakan strategis di tingkat nasional.
Dengan kombinasi pengalaman operasional dan kepemimpinan, Brigjen Pol I Made Sukawijaya diharapkan mampu membawa Direktorat Kepolisian Perairan semakin adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan keamanan maritim di masa depan. (Gate 13/Foto: Istimewa)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

