Koster Instruksikan Percepatan Program, Tekankan Pemahaman Visi Pembangunan Bali
Denpasar – Gubernur Bali, Wayan Koster, meminta seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah dengan bekerja lebih sigap dan terarah.
Arahan tersebut disampaikan saat memberikan briefing kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra, serta para pejabat dan kelompok ahli pembangunan. Sejumlah pejabat eselon IV juga mengikuti kegiatan secara daring.
Dalam arahannya, Koster menekankan pentingnya penyamaan persepsi dan langkah seluruh perangkat daerah melalui pemahaman yang utuh terhadap visi pembangunan Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana.
Visi tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan atau 100 Tahun Bali Era Baru periode 2025–2125.
“Ini sudah setahun, harus sudah masuk di kepala. Pahami secara kognitif, rasakan secara afektif, dan gerakkan secara psikomotorik. Jangan setengah-setengah,” tegasnya.
Menurut Koster, pemahaman menyeluruh dari seluruh jajaran akan memudahkan penyampaian program kepada masyarakat sehingga arah pembangunan Bali dapat dipahami secara luas.
Ia juga menekankan bahwa lima tahun masa kepemimpinan saat ini menjadi periode krusial dalam membangun fondasi pembangunan jangka panjang Bali.
Dalam kesempatan itu, Koster turut menyoroti implementasi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali sebagai dasar hukum penguatan pembangunan daerah. Salah satu poin penting dalam regulasi tersebut adalah peluang pendanaan melalui pungutan wisatawan asing (PWA).
Ia menjelaskan, sejak diberlakukan pada 2024, realisasi PWA menunjukkan peningkatan meski belum optimal. Pada tahun 2024, sebanyak 2,1 juta wisatawan mancanegara (wisman) dari total 6,3 juta kunjungan telah membayar pungutan, dengan total penerimaan Rp318 miliar.
Setelah dilakukan evaluasi dan perubahan regulasi dari Perda Nomor 6 Tahun 2023 menjadi Perda Nomor 2 Tahun 2025, tingkat partisipasi meningkat menjadi 35 persen atau sekitar 2,4 juta wisatawan dari total 7 juta kunjungan, dengan penerimaan Rp369 miliar.
Meski demikian, Koster mengakui masih terdapat tantangan, termasuk menurunnya penerimaan hingga Maret 2026 yang baru mencapai Rp64 miliar. Ia menilai hal ini dipengaruhi oleh opini negatif di media sosial terkait program tersebut.
“Tidak ada korupsi karena sistemnya cashless. Semua dibayar secara digital dan memiliki dasar hukum yang jelas,” tegasnya.
Gubernur dua periode itu juga memaparkan enam prioritas pembangunan Bali, yakni:
- Adat, agama, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal;
- Kesehatan, pendidikan, pemuda dan olahraga, jaminan sosial, serta ketenagakerjaan;
- Ekonomi Kerthi Bali (pertanian, kelautan, UMKM, industri, ekonomi kreatif, dan pariwisata);
- Infrastruktur dan transportasi;
- Lingkungan, kehutanan, dan energi;
- Bali sebagai pulau digital serta penguatan keamanan.
Selain itu, ia memberikan evaluasi langsung kepada sejumlah perangkat daerah. Dinas Pendidikan diminta mengawal program Satu Keluarga Satu Sarjana serta memperluas penggunaan teknologi seperti keyboard aksara Bali di sekolah.
Dinas Kesehatan didorong mempercepat implementasi regulasi pelayanan kesehatan tradisional Bali serta menurunkan angka stunting hingga di bawah 5 persen.
Di sektor pertanian, percepatan kedaulatan pangan dan penguatan pertanian organik menjadi fokus utama, termasuk pengembangan komoditas strategis seperti kelapa dan bawang putih.
Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) diminta mengoptimalkan pendataan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali serta memperluas penggunaan energi bersih.
“Program PLTS atap di perkantoran, pusat perbelanjaan, dan hotel harus diintensifkan. Begitu juga penggunaan kendaraan listrik,” pungkasnya. (Gate 13/Foto: Ist./Humas)
Discover more from BliBrayaNews
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

